Pages

Selasa, 10 Juli 2012

Senyum dan Tangis

Keinginan, jika terwujud dapat membuat kita tertawa dan terlihat bahagia. Berbeda efeknya, jika keinginan itu tak terwujud. Terkadang apa yang kita inginkan memang tak sesuai dengan apa yang sebenarnya telah terjadi. Tapi, semua itu wajar kan? :)

Senyum, di saat apa yang dirasa begitu berharga hadir di samping kita. meski sebenarnya kita tahu, bahwa semua itu sementara. Karena hanya sementara, sebisa apapun kita akan manfaatkan waktu yang singkat itu untuk bersama mereka, hingga akhirnya waktu itupun habis dengan sendirinya. Saat waktunya habis, senyum ini perlahan-lahan pudar. Mulai harus beradaptasi dengan keadaan yang baru, di mana mereka sudah tak mungkin untuk selalu bersama kita. Oke, mungkin di saat mereka pergi kita pasti akan merindukan mereka dan masa-masa di mana kita bersama dengan mereka. Yap, itu juga wajar :)

Tapiiiiii....................................................
Dunia itu tak selamanya harus tersenyum, toh dunia ini bukan hal yang memang abadi kan? Dunia ini juga kehidupan, kadang terang tapi terkadang dapat pula menjadi berawan.
Dunia juga tak selamanya harus menangis, dunia ini juga bukan mata air yang bisa terus memancarkan air untuk meluapkan perasaannya. Bukan air terjun yang dapat dengan deras menceritakan keluh kesahnya.

Senyum,tak selamanya dapat tersenyum.
Tangis, tak selamanya harus menangis.
Ingat, setelah hujan itu turun,mentari siap menghapusnya..... :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar